Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan

Gurning Hijrah ke PSMS Medan

Rabu, 24 Agustus 2011 // by Go Blog News // Labels: , , //
Pekanbaru - Sudah cukup tiga musim bagi Abdul Rahman Gurning menukangi tim PSPS. Sudah saatnya pelatih PSPS berganti. Ini pula yang dilakukan pengurus PSPS.

Asisten manager PSPS Boy Sabirin memang menegaskan Mundari Karya sudah deal untuk menggantikan posisi Gurning sebelumnya. Ia dikontrak selama satu musim.

Kabar Mundari akan menjabat pelatih di PSPS memang bukan kabar baru lagi. Gurning sedniri mengakui hal tersebut sudah lama. Ia pun tak begitu kaget mendengar kabar tersebut.

Tak diperpanjang PSPS tak membuat Gurning harus pensiun dini. Saat ini negoisasi dengan PSMS Medan sudah dilakukan. Nilai kontrak telah cocok namaun teken kontrak belum dilakukan.

"Saat ini memang sedang nego dengan PSMS Medan. Harga sudah deal tapi belum teken kontrak," kata pelatih asal Kisaran, Sumatera Utara ini, Selasa (23/8).


Dikataknnya, dari awal dikataknnya dirinya mempriorotaskan PSPS untuk melatih tahun depan. Namun niat Gurning tak bersambut dengan kehendak pengurus PSPS. Pengurus pun memilih Mundary untuk menggantikan Gurning.

"Sebenarnya prioritas PSPS. Tapi pengurus tak menginginkan lagi dan saya tak pernah dihubungi. Saya ucapka selamat pada pak Mundari dan semoga PSPS maju terus kedepannya," ucap Gurning.

Dalam waktu dekat, terangnya, kontraknya dengan PSMS Medan bakal ditandatangani. Walau teken kontrak belum dilakukan namun Gurning sudah dipercaya mencari pemain untuk menghadapi musim depan. (Palti Siahaan/ pis)

Syarat Deposit Rp 5 Miliar Belum Dipenuhi PSPS

// by Go Blog News // Labels: , //
Pekanbaru - PSPS saat ini tinggal menunggu proses verifikasi dari PSSI. Sejumlah syarat yang diminta PSSI telah diserahkan, Senin (22/8) lalu dalam bentuk bundelan dokumen.

Namun dari semua syarat yang sudah ditentukan hanya syarat deposit yang tidak bisa dipenuhi PSPS. Dana tidak cukup ditambah lagi aset yang dijaminkan pun tidak ada. Jumlah deposit memang tidak kecil yakni Rp. 5 miliar.

Belum menyerahkan deposit ini pun diakui sekretaris umum PSPS Heru Subagio, Selasa (23/8). Penyerahan dokumen ke PSSI memang dialkukan Heru Subagio dan juga salah satu jajaran direktur PT. PSPS Fardiansyah, walau belakangan Fardiansyah mengatakan hanya menemani saja.

"Kita sudah serahkan persyaratannnya bersama dengan pak Fardiansyah. Tinggal diverifikasi saja lagi. Semua syarat sudah kita serahkan tinggal deposit yang Rp. 5 miliar saja yang belum," kata Heru Subagio, Selasa (22/8).

Deposit Rp. 5 miliar memang menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi klub untuk masuk ke level satu kompetisi musim depan. Bila tidak maka harus terlempar dari kompetisi musim depan. PSPS pun terancam akan hal tersebut.

Selama dua hari ini, PSSI akan melakukan verifikasi dari semua dokumen klub yang masuk. Kamis nanti (25/8), PSSI pun akan mengumumkan klub - klub mana saja yang akan ikut kompetisi musim depan baik di level satu maupun dua.

Bagaimana nasib PSPS kedepan? Heru mengatakan, sembari menyerahkan dokumen persyaratan, PSPS mengirimkan surat resmi ke PSSI untuk meminta penundaan perberlakuan deposit Rp. 5 miliar tersebut. PSPS pun berharap ada kebijakan baru dari PSSI terkait deposit tersebut.

"Ada kebijakanlah. Kasih nafaslah.
Kita tau arahnya ke profesional. Tapi tolong beri kesempatan," ucap Heru.

Menurutnya, uang Rp. 5 miliar tersebut diendapkan di PSSI sama saja deengan menyia - nyiakan uang tersebut. Lebih baik, terangnya, dana tersebut dipergunakan untuk operasional tim. Semisal, untuk mengontrak pemain.

Walau syarat deposit belum terpenuhi, namun Heru optimis untuk bisa berlaga di level satu musim depan sesuai yang diinginkan PSPS. Sebab, bukan hanya PSPS saja yang tidak memenuhi syarat deposit tersebut namun hampir semua klub yang mendaftar.

"Kita tetap optimis. Tapi kalau tidak, gimana lagi. Usaha kita juga sudah aal out. Dalam situasi seperti ini, siapapun pasti berpikir keras," katanya.

Dalam dua hari ini, lobi - lobi dengan pengurus PSSI pun akan dilakukan PSPS. Ini dilakukan untuk mengantisipasi bila PSPS terlempar dari kompetisi level pertama. (Palti Siahaan/ pis)

Suporter Gulirkan Gerakan Revolusi PSPS

Senin, 22 Agustus 2011 // by Go Blog News // Labels: , //

Pekanbaru - Pesan berantai dikalangan jurnalis begitu cepat menyebar. Isinya pun cukup mengejutkan yakni gerakan yang mengajak untuk merevolusi PSPS menuju hal yang baik.

Gerekana revolusi akan dilakukan melalui aksi demontrasi ke sejumlah titik yang berhubungan dengan klub kebanggaan warga Kota Pekanbaru ini. Sasaran aksi yakni kantor Gubernur, kantor Pemko Pekanbaru, Bank Riau dan tak ketinggalan sekeratrait PSPS.

Demikian isi pesan reformasi PSPS yang diterima. 'REVOLUSI PSPS'. Seruan Aksi : Selamatkan PSPS. Dengan Ini Mengajak Pecinta PSPS Utk Bersatu Dalam Gerakan, Hari Kamis, 25 Agustus, jam 9.00- selesai, titik kumpul PUSWIL, Sasaran Aksi Kantor Gubernur, Bank Riau, Walikota, Sekretariat PSPS. MARI SATUKAN SUARA UNTUK REVOLUSI PSPS ! Ttd Inisiator Aksi.

Diketahui, sang pengirim pesdan berantai tersebut adalah Dedy. "Kami akan melakukan aksi. Ini wujud kepedulain kami pada PSPS. Kami sedang menghimpun kekuatan," kata Dedy diujung telepon kala dihubungi, Senin (22/8).

Diketahui, Dedy merupakan seorang suporter PSPS yang tergabung dalam Hangtuah Mania. Menurutnya, aksi harus dilakukan sebaba saat ini masa depan PSPS di tubir jurang. "Ini kepedulian suporter. Kita tidak mau berdiam diri melihat klub yang kita cintai hancur," ujar Dedy.

Ketua umum Hangtuah Mania, Andi Pandeka membenarkan rencana mereka untuk turun ke jalan. Gerakan ini untuk mendesak berbagai pihak atas nasib PSPS saat ini. Seperti, Gubernur Riau, Walikota serta pengurus PSPS.

Andi mengatakan, Gubernur Riau bertanggungjawab atas nasib PSPS saat ini. Begitu juga dengan Bank Riau, dimana dana APBD semua daerah Riau disimpan di bank ini namun tak mau mengucurkan dana untuk membantu PSPS.

"Terlebih lagi, ini semua salah Herman Abdullah. Dua periode walikota dan ketua umum tak ada yang diperbuat bagi PSPS. Stadion tak punya, dana APBD habis terus. Pengurus harian pun acuh tak acuh," kata Andi sekit marah.

Andi mengatakan aksi damai nnatinya bukan hanya suporter yang tergabung dalam Gangtuah Mania saja. Namaun sejumalh pecinta sepakbola yang ada di Pekanbaru akan bergabung bersama.

Aksi ini, kata Andi, merupakan wujud kekecawaan terhadap PSPS yang terancam tidak ikut kompetisi tertinggi musim depan. Sebab sejumlah syarat yang ditetapkan PSSI bakalan tidak bisa dipenuhi PSPS. Seperti masalah pendanaan dan juga stadion. (Palti Siahaan/ pis)

10 Juta Tanda Pengikat Pemain PSPS

// by Go Blog News // Labels: , //

Pekanbaru - Status yang belum jelas apakah ikut kompetisi musim depan tidak tak menyurutkan niat pengurus PSPS untuk mencari pemain pengisi skuadnya musim depan. Bahkan sudah ada pemain yang diikat walau tanpa sebuah kontrak. Hanya saja, PSPS memberikan sejumlah dana sebesar Rp. 10 juta kepada pemain sebagai tanda jadi.

Pekan lalu memang menjadi puncak pengusus PSPS menghubungi calon pemainnya. Jumat kemarin (19/8) srebanyak empat pemain lokal di panggil PSPS yakni April, Danil, Fance dan Isnaini.

Sejauh ini memnag belum ada seorang pemain pun yang teken kontrak dengan PSPS. Bahkan beberapa pemain berencana akan hengkang dari PSPS sebab nilai kontrak yang ditawarkan menurun bila dibandingkan dengan musim lalu. Mislanya saja Dzumafo.

Perihal mengenai adanya pemain yang sudah mengambil uang tanda jadi sebesar Rp. 10 juta tersebut dibenarkan April Hadi. Ia menerangkan, uang senilai Rp. 10 juta tersebut bukan karena sudah teken kontrak namun sebagai pegangan pemain saja.

"Itu bukan karena sudah teken kontrak. Uang Rp. 10 juta itu sebagai pengikat saja. Bukan sudah kontrak," ujar pemain serba bisa PSPS ini, Senin (22/8).

Dikatakannya, sejauh ini belum ada satu pemain pun yang sudah teken kontrak dengan PSPS. Semuanya, katanya, masih dalam proses negoisasi. "Belum ada yang deal," ketusnya.

Dikatakannya, tidak semua pemain yang dipanggil PSPS menerima uang Rp. 10 juta sebagai pengikat pemain tersebut. Ada yang mau terima dan ada juga yang menolak. April sendiri mengakui menolak menerima uang Rp. 10 juta tersebut.

"Ada yang terima. Ada juga menolak. Saya nolak. Kalau nama - nama yang terima tak tau. Soalnya kata management rahasia. Mereka juga tak sebutkan siapa yang terima Rp. 10 juta tu," ujarnya.

Perburuan pemain menang sedang dilakukan PSPS. Namun sejauh ini hasil buruan masih belum ada yang deal seratus persen. PSPS terkendala didana yang saat ini minim. (Palti Siahaan/ pis)

Alex Yakin Dzumafo Tetap di PSPS

Jumat, 19 Agustus 2011 // by Go Blog News // Labels: , , //
Pekanbaru - Alex, agen Dzumafo minilai pemain asal Kamerun tersebut emosional sehingga berniat untuk pindah ke klub lain. Alex yakin Dzumafo akan tetap di PSPS musim depan.


Alex sadar, yang membesarkan Dzumafo adalah PSPS. Lewat penampilannya selama empat musim di PSPS telah melambungkan namanya. Skil main sepakbola pun diketahui klub se Indonesia.

"Mungkin dia itu sedang emosional makany berniat pindah. Saya tau dia senang di PSPS. Pasti tetap di PSPS itu," kata Alex yang dihubungi, Jumat (19/8).

Alex sedikit membuka klub - klub mana saja yang mengicar Dzumafo saat ini. Ada dua klub besar yakni Persija dan Sriwijaya. Dua klub ini, terangnya, menawarkan harga tinggi dari PSPS dan saat ini masih dalam tahap negoisasi.

"Persija dan Sriwijaya masih terus ngejar. Ada beberapa klub lagi," kata Alex.

Namun, terangnya, bukan kali ini saja Dzumafo dilirik klub lain. Musim lalu saja beberapa klub terus menawari dan Dzumafo tetap memilih PSPS. Alex pun menyarankan agar PSPS bergerak cepat bila ingin mempertahankan Dzumafo.

"PSPS ini pun lambat. Kalau memnag sanggup, langsung saja. Kalau tidak, biar pemain cari klub baru," kata Alex. (Palti Siahaan/pis)

Sinyal Positif Pemkab Kuansing untuk PSPS

Kamis, 18 Agustus 2011 // by Go Blog News // Labels: , , //
Pekanbaru - Upaya melengkapi persyaratan seperti yang diminta PSSI mulai dilengkapi PSPS. Selasa lalu (16/8), pengurus PSPS menghadap Pemkab Kuansing untuk meminta izin pemggunaan stadion Sport Center Kuansing.


Wakil Bupati Kuansing, Zulkifli sendiri yang langsung menerima para pengurus PSPS dalam pertemuan tersebut. Pengurus PSPS yang hadir yakni ketua harian PSPS Jefri Nazir, Sekretaris umum Heru Subagio dan beberapa pengurus lainnya.

Heru Subagio, Kamis (18/8) mengatakan pihak PSPS sepertinya tidak akan mengalami kendala begitu berarti dalam hal peminjaman stadion utnuk musim depan. Dalam pembicaraan dengan Wakil Bupati, kata Heru, tersirat Pemkab akan memberikan izin.

"Responnya sangat positif. Mereka sangat antusias dengan PSPS. Pastinya, warga Kuansing juga butuh hiburan. Ini sinyalk positif bagi kita," kata Heru yang ditemui di ruang kerjanya.

Kala bertemu dengan Zulkifli, pengurus PSPS memasukkan serat permohonan penggunaan stadion. Heru mengatakan jawaban tertulis dari Pemkab Kuansing akan didapat paling lama hari ini.

"Rencana hari ini (Kamis). Tapi paling lama besok (Jumat) kita sudah dapat jawaban tertulisnya," ucap Heru.

Stadion memang menjadi syarat untuk bisa ikut berkompetisi musim depan. PSPS membutuhkan surat pernyataan tertulis kesediaan pengggunaan stadion dari Pemkab Kuansing untuk diserahkan ke PSSI bersama syarat lainnya.

Heru menegaskan, stadion Kuansing layak digunakan untuk musim depan dan tidak ada hambatan. Baik dari aturan PSSI maupun dari Pemkab Kuansing. Beberapa pihak memang meragukan Kuansing lolos sebagai stadion bagi PSPS nantinya.

"Lapangan bagus, hotel tidak terlalu menjadi hal yang diutamakan. Ini juga sudah kita pakai musim lalu. Jadi ngak ada masalah untuk musim depann" ujar Heru. (Palti Siahaan/ pis)

PSPS Batal Merger Dengan Bintang Medan

Minggu, 14 Agustus 2011 // by Go Blog News // Labels: , //
Pekanbaru - Pengurus PSPS Pekanbaru harus mengubur niatannya untuk merger dengan Bintang Medan, klub Liga Premier Indonesia (LPI). Sebab Bintang Medan sudah resmi merger dengan PSMS Medan dan siap berkompetisi musim depan.

Mergernya Bintang Medan dan PSMS Medan ini langsung diumumkan ketua umum PSSI Djohar dalam sebuah acara di Merdan, Jumat (12/8). Nama PSMS Medan tetap dipakai dalam kompetisi musim depan.

Bintang Medan ini memang merupakan klub incaran PSPS untuk dimergerkan guna menghadapi musim depan. Ketersediaan dana milik Bintang Medan menjadi daya tarik. Niatan merger dengan Bintang Medan ini merupakan hasil keputusan pengurus harian PSPS dan merupakan plan B dalam mengatasi pendanaan PSPS.

Bintang Medan dipilih karena di kepengurusan klub LPI tersebut duduk Dityo Pramono sebagai CEO. Dityo sendiri akran dengan PSPS sebab pernah menjadi pengurus PSPS musim lalu sebelum didepak akibat gabung dengan LPI. Namun merger dengan PSMS Medan ini membuat harapan PSPS sirna.

CEO Bintang Medan Dityo Pramono yang dihubungi, Sabtu (13/8) mengatakan merger dengan PSPS sesuatu yang tidak mungkin terjadi. Klub asal Medan, Sumatera Utara menjadi tujuan utama untuk merger.

"Ya, gimana. Ngak mungkin pula dengan PSPS. Bintang Medan itu harus ke PSMS. Itu yang pertama," ujar Dityo.

Dityo menambahkan, klub - klub di luar Medan menjadi pilihan berikutnya untuk diadakan merger, termasuk dengan PSPS. Sebab dipandang dari domisili klub, memang klub asal Medsan menjadi utama.

"Ini kan di Medan domisilinya. Kalau Pekanbaru, Bintang Pekanbaru lah. Baru gabung dengan PSPS. Kecuali PSMS ngak mau gabung, lain lagi," tuturnya.

Dikatakannya, saat merger tersebut ia sendiri bertemu dengan beberapa pengurus harian PSPS. Disaat yang bersamaan memang sedang ada acara PSSI di Medan. Pengurus PSPS pun berada di sana.

"Tadi ketemu juga dengan orang - orang PSPS. Ngak ada kecewa PSPS. Pasti sudah ada jalan keluar," ujarnya.

Merger dengan Bintang Medan ini merupakan rencana kedau pihak PSPS dalam mengatasi pendanaan agar bisa ikut kompetisi level tertinggi musim depan. Belum diketahui apakah pengurus menyiapkan klub LPI lainnya yang akan diajak untuk merger.

Rencana pertama dalam mengatasi permasalahan dana yakni penggalangan dana lewat sponsorship. Langkah ini belum ada dikerjakan sebab Juni Rahman yang diharapkan jadi manager PSPS belum memberikan jawaban ya atau tidak. PSPS saat ini memang berada di tebing jurang. Rencana pertama harus berhasil bila ingin bermain musim depan. (Palti Siahaan/ pis)

PSPS Butuh 15 Miliar untuk Musim Depan

Sabtu, 13 Agustus 2011 // by Go Blog News // Labels: , , , , , , , , //
Pekanbaru - Setiap mengawali kompetisi, pendanaan menjadi masalah utama yang dihadapi PSPS. Namun menghadapi musim depan ini sangat berbeda dengan musim - musim sebelumnya. Musim depan lebih berat sebab pelarangan penggunaan APBD sudah diterapkan.

Dua Klub Minati Septi Hadi PSPS

Senin, 01 Agustus 2011 // by Go Blog News // Labels: , , //
Pekanbaru - Pemain bertahan PSPS musim lalu, Septi Hadi saat ini diminati dua. Namun sejauh ini sang pemain belum memberikan jawaban atas tawaran kedua klub tersebut.

Dua klub tersebut adalah Deltras Sidoarjo, klub yang bermain di Liga Super Indonesia (ISL) dan Bintang Medan, klub yang bermain di Liga Premier Indonesia (LPI). Pendekatan terus dilakukan kedua pemain agar bisa merekrut pemain berposisi bek kiri ini.

"Yang nawarin sudah ada. Ada dua klub, Deltras (Sidoarjo) dan Bintang Medan," kata Septi Hadi, Senin (1/8) yang dihubungi lewat telepon selulernya.

Ketika ditanya mengenai nilai kontrak yang ditawarkan kedua klub tersebut, Septi Hadi enggan membeberkannya. Ia pun berkilah, nilai kontrak belum ada dibicarakan sejauh ini.

Tawaran kedua klub sejauh ini belum dijawab pemain asal Medan, Sumatera Utara ini. Septi mengatakan dirinya masih fokus dalam proses latihan di Timnas U23 untuk menghadapi Piala AFC dan Sea Games nanti yang digelar akhir tahun nanti. Sabtu (30/7) kemarin, PSSI mengumumkan bahwa Septi Hadi lulus seleksi Timnas U23.

"Belum ada dijawab. Kita masih fokus ke Timnas ini. Sembari berjalan nanti akan ada itu. Kalau rezeki, pasti tak akan kemana," ujarnya.

Bagaimana dengan PSPS, klub yang dibelanya musim lalu apakah sudah ada melakukan penawaran atau minimal pembicaraan untuk musim depan? Septi Hadi mengatakan sejauh ini pembicaraan dengan PSPS belum ada dilakukan."Belum ada dengan PSPS," ujarnya.

Septi Hadi pun tidak bisa menjamin apakah musim depan akan tetap membela PSPS atau tidak. "Kita lihat sajalah nanti apakah masih tetap di PSPS atau tidak," katanya.

Mengenai akan bermain di klub mana musim depan, Septi Hadi menyerahkan sepenuhnya pada agen pribadi. Agen inilah yang akan mengurus semuanya termasuk menerima tawaran dari klub yang ada di Indonesia ini.

Tawaran dari Deltras Sidoarjo dan Bintang Medan ini menambah daftar panjang mantan pemain PSPS musim lalu ingin direkrut tim lain. Sebelumnya, striker andalan PSPS Herman Dzumafo dilirik Sriwijaya berserta klub lain.

Bukan hanya itu, Fajar Handika, Dede Sulaiman, Putut Waringin Jati juga diminati Semarang United, klub yang bermain di LPI. Klub tetangga sendiri, Semen Padang juga berniat memboyong stopper PSPS Dedy Gusmawan ke Padang.

Sejauh ini pengurus PSPS masih stagnan. Dikala klub lain sudah membentuk management serta mulai milirik pemain yang diincar, klub berjuluk Asyakar Bertuah ini sebaliknya. Management belum terbentuk dan pengurus hariannya pun diam seribu kata terkait rencana PSPS musim depan. (Palti Siahaan/ pis)

Anggaran Pemlikada Pekanbaru Berkurang

Selasa, 30 November 2010 // by Go Blog News // Labels: , , //
PEKANBARU - Jumlah dana yang dibutuhkan KPU Pekanbaru dalam melaksanakan Pemilukada 2011 nanti secara keseluruhan mengalami pengurangan dari jumlah dana awal yang diminta. pengurangannya Rp. 1,4 Miliar.

Keinginan Dewan Miliki gedung Baru Terwujud

// by Go Blog News // Labels: , , //
PEKANBARU - Keinginan seluruh anggota dewan untuk memiliki gedung baru akhirnya terwujud juga. Tahun depan, pembangunan gedung baru akan segera dilakukan dengan satu penganggaran.

Kepastian pembangunan ini dapat dilihat dari Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Pekanbaru 2011. Didalamnya, sebesar Rp. 47 miliar lebih dianggarakan untuk pembangunan gedung baru. Ketua DPRD Pekanbaru, Desmianto pun senyum saat dimintai komentarnya tetang kepastian pembangunan gedung ini.

Followers